Showing posts with label Informasi. Show all posts
Showing posts with label Informasi. Show all posts

Friday, June 16, 2017

Dukung Kelancaran Mudik, Pemerintah Luncurkan Aplikasi "Ayo Mudik"



Jakarta, Kominfo – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bersama dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meluncurkan aplikasi informasi jalur mudik terintegrasi “Ayo Mudik” di Gedung Kemenhub, Jakarta, Kamis (15/06/2017).
Aplikasi hasil kolaborasi berbagai kementerian/lembaga bersama swasta ini menyediakan berbagai informasi terintegrasi mengenai jalur mudik, fasilitas seperti pos kesehatan dan rest area di sepanjang jalur mudik, serta informasi titik kemacetan yang berpotensi memperpanjang durasi perjalanan saat mudik.
"Aplikasi ini bukan dibangun oleh Kominfo, tapi semuanya (lembaga, red). Ada BMKG untuk cuaca, ada Kepolisian untuk bagian Pos Polisi, ada Pertamina untuk lokasi SPBU dan Masjid, Perbankan untuk lokasi ATM," jelas Menkominfo dalam sambutannya.
Pengembangan aplikasi ini sendiri dilakukan oleh perusahaan startup anak bangsa, KUDO, dalam waktu kurang dari satu bulan. “Bukan hanya mudiknya yang guyub, bareng, tapi cara mengembangkannya juga gotong royong,” kata Menkominfo.
Meski belum sepenuhnya berjalan, lanjut Menkominfo, aplikasi tersebut telah diuji coba dengan hasil akurasi yang cukup bagus. "Ini belum 100% aplikasinya tapi weekend lalu teman-teman yang uji coba aplikasi ini jalan, lewat jalur utara, tol, ngecek. Walaupun posnya belum ada, tapi akurasinya cukup bagus,” kata Rudiantara.
Aplikasi mudik terpadu pertama di Indonesia ini diharapkan dapat turut serta mendukung kenyamanan dan kelancaran masyarakat saat mudik lebaran. Dalam aplikasi tersebut, masyarakat akan mendapatkan kemudahan dalam akses informasi seperti posko mudik, pos polisi, posko kesehatan, SPBU, masjid, bengkel, ATM, serta info bencana dan info lalu lintas terkini. (VY)

Sumber :
Website Resmi Kemenkominfo
https://www.kominfo.go.id/content/detail/9949/dukung-kelancaran-mudik-pemerintah-luncurkan-aplikasi-ayo-mudik/0/berita_satker
diakses : Jum'at 16 Juni 2017 , 10:51 wib.

Thursday, November 17, 2016

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Mantap Menggunakan Twitter Kemala


Pemerintah Provinsi Jawa Tengah hari ini mengumumkan kemitraan dengan Twitter Indonesia untuk meningkatkan pelayanan publik dan interaksi dengan warga melalui Twitter Kemala. Twitter Kemala, yang merupakan singkatan dari Kelola Melantas Layanan, merupakan solusi layanan publik yang dibuat oleh Twitter untuk mempermudah komunikasi dan interaksi live antara pemerintah dengan masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi institusi pemerintahan pertama di Indonesia yang akan menggunakan Twitter Kemala untuk menjalankan praktik e-governance yang lebih efisien dan transparan. 

Institusi pemerintah pertama Indonesia yang menggunakan solusi pelayanan publik untuk menyediakan respon cepat bagi masyarakat 

Dengan solusi pelayanan publik berbasis Twitter ini, warga hanya perlu mengirimkan Tweet mereka menggunakan tagar #KemalaJateng, dan akan direspon oleh institusi terkait di pemerintah Jawa Tengah. Berikut ini adalah cara kerja Twitter Kemala:
Tweet pertanyaan, usulan, keluhan dengan menggunakan tagar #KemalaJateng. Tidak perlu menyebutkan akun Twitter instansi terkait.

Tweet tersebut akan didelegasikan oleh tim Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada institusi yang bersangkutan.
Institusi terkait akan merespon Tweet warga tersebut melalui Twitter sebagai bentuk komitmen dalam hal transparansi dan praktik e-governance yang lebih cepat. 

Sebagai pengguna aktif Twitter, Ganjar Pranowo (@ganjarpranowo), Gubernur Jawa Tengah, menyambut baik inisiatif ini. "Twitter telah lama menjadi jembatan komunikasi antara warga Jawa Tengah dengan pemerintah. Mereka Tweet pertanyaan, laporan, maupun keluhan kepada saya maupun masing-masing institusi terkait. Dengan demikian, kami percaya bahwa Twitter merupakan platform yang sesuai untuk membantu kami memberikan pelayanan publik yang lebih baik lagi. Twitter Kemala akan membantu kami merespon dan bertindak dengan cepat terhadap kebutuhan warga Jawa Tengah, di manapun mereka berada.” 

Warga Jawa Tengah menggunakan Twitter sebagai salah satu platform tercepat untuk berkomunikasi dengan pemerintah – dengan menyebutkan akun-akun Twitter instansi terkait, atau bahkan mengajukan keluhan dan pertanyaan mereka secara langsung ke akun Twitter Gubernur @ganjarpranowo. Hal ini sejalan dengan salah satu misi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mendirikan pemerintahan yang bersih, jujur, dan transparan. Selama satu bulan terakhir, terdapat setidaknya 500.000 Tweet yang dikirimkan oleh masyarakat di Jawa Tengah terkait dengan pelayanan publik. “jalan” menjadi salah satu kata yang paling banyak disebutkan.


Twitter Kemala dikembangkan sebagai solusi pelayanan publik yang dapat digunakan oleh mitra-mitra Twitter di Indonesia, terutama lembaga-lembaga pemerintah. Twitter Kemala memungkinkan berbagai institusi untuk menyediakan informasi dan respon yang cepat, efisien, serta real-time terhadap berbagai pertanyaan, permintaan, maupun keluhan masyarakat.

Berbicara pada konferensi pers di Semarang, Roy Simangunsong (@roysimangunsong), Country Business Head Twitter Indonesia, mengatakan, "Sebagai platform yang selalu mendukung budaya lokal, Twitter berkomitmen memfasilitasi institusi yang telah menggunakan platform ini secara aktif. Dengan sifat Twitter yang real-time, platform ini telah menjadi pilihan berbagai institusi di Indonesia untuk menyampaikan informasi sekaligus berkomunikasi dengan masyarakat secara cepat dan responsif. Kami bangga dapat bermitra dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk membantu mereka menyediakan layanan publik yang lebih baik lagi melalui Twitter Kemala."

Wednesday, February 17, 2016

Tingkatkan Layanan, SDPPI Percepat Proses Perizinan ISR

JAKARTA (SDPPI) - Direktorat Operasi Sumber Daya Ditjen SDPPI Kominfo mempercepat proses perizinan untuk Izin Stasiun Radio (ISR) berbayar dari 44 hari kerja menjadi hanya 21 hari kerja, sedangkan ISR tidak berbayar dipangkas dari 14 hari kerja menjadi 7 hari kerja.
Pemangkasan proses perizinan itu merupakan langkah SDPPI dalam meningkatkan kualitas pelayanan sebagaimana diputuskan dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Ketentuan Operasional Dan Tata Cara Perizinan Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio.
Percepatan proses perizinan ISR dimaksud meliputi ISR berbayar pada Dinas Tetap Bergerak Darat, Dinas Penyiaran dan Dinas Satelit, dan ISR tidak berbayar pada Dinas Maritim dan Dinas Penerbangan.
Proses percepatan layanan perizinan akan berdampak meningkatkan indeks kepuasan masyarakat dan dapat mendorong pemenuhan target penerimaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Ditjen SDPPI melalui pembayaran Biaya Hak Penggunaan (BHP) Frekuensi Radio.
Direktorat Operasi Sumber Daya pada Jumat (21/2) menyatakan dalam periode 1 Januari - 5 Februari 2016 telah selesai memproses perizinan menjadi ISR 5.356, dengan 488 di antaranya untuk Dinas Bergerak dan 4.868 untuk Dinas Tetap yang semuanya (100%) diselesaikan tepat waktu.
Dari seluruh perizinan yang selesai diproses itu, ISR-nya akan diterbitkan setelah pemohon membayar BHP Frekuensi Radio sebagaimana telah ditentukan.
Sejak 1 Januari - 5 Februari 2016, Direktorat Operasi Sumber Daya SDPPI juga telah menerbitkan ISR baru total 15.315 dan ISR perpanjangan 25.567, sehingga totalnya 40.882 ISR diterbitkan selama periode tersebut.
Dalam periode sama, SDPPI juga menerima 89 permohonan penghentian ISR untuk Dinas Tetap dan Bergerak Darat, dimana 20 di antaranya telah selesai diproses serta 69 lainnya masih dalam proses.
Dari 89 aplikasi permohonan tersebut, di dalamnya meliputi 2.410 ISR, dan 436 di antaranya telah selesai diproses, sedangkan 1.974 ISR masih dalam proses.
Untuk layanan Non Dinas Tetap dan Bergerak Darat, SDPPI dalam Januari - Februari 2016 ini telah menyelesaikan proses perizinan dan menerbitkan ISR baru sebanyak 607 ditambah ISR perpanjangan 629.
Dari segi peruntukannya, dirinci bahwa 356 ISR di antaranya untuk Dinas Penyiaran, 513 ISR untuk Dinas Penerbangan dan Maritim, serta 367 ISR untuk Dinas Satelit.
(Sumber/Foto : Doni Ali Rahman, Direktorat Operasi Sumber Daya/Bambang Hermansjah, Setditjen SDPPI)

Tuesday, September 22, 2015

Pentingnya mengadakan Pameran Filateli di Jawa Tengah



Perkembangan kegiatan filateli saat ini khususnya di Propinsi Jawa Tengah sebenarnya sudah semakin bagus seiring dengan meningkatnya pemahaman masyarakat tentang manfaat benda-benda filateli. 

Belum lagi dengan perkembangan teknologi telekomunikasi yang demikian hebat, membuat kegiatan berkirim surat menjadi berkurang. Secara otomatis keadaan ini membuat penggunaan prangko sebagai pemain utama di filateli menjadi berkurang juga. Saat ini boleh dikatakan , filateli di Jawa Tengah sedang dalam kondisi hibernasi atau tidur panjang. Hidup nggak mati juga nggak. Kalau tidak segera dilakukan penggiatan kembali, maka dikawatirkan kegiatan yang positif ini akan hilang tergerus jaman.

Namun di satu sisi dalam situasi perekonomian yang sulit dewasa ini ditambah dengan situasi sosial politik yang belum begitu kondusif juga mempengaruhi aktivitas kegiatan filateli. Ancaman dari kegiatan-kegiatan negatif seperti Narkoba senantiasa menghantui para generasi muda dan khususnya para remaja yang perkembangan emosinya masih labil. 

Untuk itu dalam rangka membentengi para generasi muda khususnya remaja dari pengaruh Narkoba dan kegiatan negatif lainnya maka dipandang perlu diselenggarakan kegiatan yang mampu menggugah semangat dan kreativitas generasi muda. Kegiatan Filateli sebagai sebuah kegiatan positip bagi remaja merupakan contoh kegiatan yang mesti dilakukan secara kontinyu. 

Filateli bermanfaat dalam menambah pengetahuan dan wawasan tentang ilmu pengetahuan, sejarah, budaya maupun lingkungan hidup. Filateli juga menambah wawasan dan memupuk persahabatan antar bangsa dan budaya melalui kegiatan tukar-menukar koleksi atau korespondensi. Filateli juga memupuk kemampuan berbahasa asing dan cross culture understanding. Filateli juga dapat memupuk sifat positip diantaranya rajin, tekun, disiplin, tabah dan ulet melalui kegiatan perawatan benda-benda filateli. Filateli juga dapat memupuk semangat menabung di kalangan remaja karena sejak dini filateli mengajarkan cara berwira usaha.

Untuk lebih memperkenalkan filateli di kalangan masyarakat serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kegiatan filateli maka kita perlu mengadakan sosialisasi berupa Pameran Filateli di Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan PT. Pos Indonesia serta instansi-instansi terkait. Jenis pameran ini lebih bersifat promosi sehingga kegiatan bisa lebih banyak diminati oleh masyarakat luas.

Thursday, August 20, 2015

Peranan Prangko dalam Pendidikan part 1


Mungkin ada yang belum tahu bahwa orang yang pertama kali menggagas adanya prangko adalah seorang guru atau orang yang berprofesi sebagai pendidik. Itulah mengapa ada kaitan erat antara prangko dengan dunia pendidikan. Mungki pada awalnya Sir Rowland Hill dari Inggris ini sudah membayangkan keterkaitannya.

Ambil secarik prangko dan perhatikan. Gambar yang ada disana selalu terkait dengang suatu peristiwa peristiwa penting atau tokoh tokoh terkenal atau hal- hal mengagumkan lainnya. Baik itu ditingkat daerah , nasional atau internasional. Itulah sebabnya kumpulan prangko bisa menceritakan banyak sejarah dan ilmu  pengetahuan. Kita bisa lihat sejarah suatu negara dari prangko yang diterbitkan disana.  Jadi prangko bukan sekedar alat bukti lunas pembayaran jasa antar barang atau dokumen saja lho.

Prangko memiliki demikian banyak nilai pengetahuan, sejarah,  keindahan dan pastinya nilai ekonomis. Jangan dikira tidak ada prangko yang nilai jualnya tinggi. Banyak. Tapi satu yang cukup penting disini adalah nilai sebuah prangko sebagai media ajar atau media pembelajaran yang bisa diperoleh diseluruh negeri.

Prangko bisa dimanfaatkan untuk sarana promosi  dan sosialisasi atas suatu peristiwa, benda bersejarah, hari hari besar suatu bangsa, binatang atau tumbuhan  langka dan pengetahuan lain yang amat penting bagi umat manusia.
Dengan mengoleksi prangko, ada efek samping yang sangat baik untuk peserta didik atau anak anak kita. Dengan mengumpulkan prangko minimal pengoleksi prangko atau filatelis ini akan mendapat pendidikan yang akan membentuk mereka menjadi pribadi yang berkualitas , teliti, tekun dan sabar. Karena menggumpulkan prangko harus dilakukan dalam jangka waktu lama dan disimpan dalam kondisi tertentu. Tidak bisa sembarangan.

Watak yang disiplin dan jujur juga akan terbentuk dari pengoleksian carik kertas berharga ini. Sikap yang paling penting disini adalah keingintahuan  untuk menambah ilmu pengetahuan. Jika melihat gambar  pada prangko dan tidak tahu itu gambar apa, maka filatelis akan mencoba mencari tahu.


Pada akhirnya nanti sikap sikap diatas akan mampu menciptakan seseorang yang berkualitas yang  bermanfaat untuk keluarga , lingkungan dan negaranya. 

Thursday, June 18, 2015

Pentingnya Data Pribadi pada Dunia Maya Digital


Data pribadi merupakan hal yang sebenarnya cukup sensitif dewasa ini. Namun sering kali kita meremehkan hal ini. Lihat saja di social media seperti Facebook, Twitter , Path, Instagram atau media sosial online lainnya. Kita begitu mudah memberikan data pribadi kita kepada media sosial tersebut.

Beda kejadiannya jika kita diminta mengisi data pribadi di lingkungan tempat tinggal kita, misalnya di RT atau RW. Susah banget dan berhati-hati sekali. Sangat aneh, padahal kalau kita mau mengisi data di Facebook atau twitter gampangnya bukan main.

Data pribadi sebenarnya merupakan sebuah data yang harus dijaga. Hal ini dibuktikan dengan diaturnya data pribadi ini pada pasal 26  Undang-undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UUITE). Dalam Pasal 26 UU ITE diatur mengenai perlindungan data pribadi sebagai berikut: (1) Kecuali ditentukan lain oleh Peraturan Perundang-­undangan, penggunaan, setiap informasi melalui media elektronik yang menyangkut data pribadi seseorang harus dilakukan atas persetujuan Orang yang bersangkutan.(2) Setiap Orang yang dilanggar haknya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat mengajukan gugatan atas kerugian yang ditimbulkan berdasarkan Undang-Undang ini. Dari sini saja seharusnya kita sadar supaya tidak mudah mengobral data pribadi kita di media sosial.

Kadang kita bertanya, untuk apa ada yang susah susah mencuri data pribadi kita? Toh kita bukan seorang selebritis, atau bukan pula seorang pejabat? Eh jangan salah. Mereka mencuri data untuk melakukan tindak kejahatan lho. Bisa saja mereka menggunakan nama, alamat, dan email kita untuk memesan barang terlarang atau barang ilegal. Ngeri juga kan?

Data pribadi kita harus kita lindungi sendiri. Kalau ada pihak lain yang berusaha memberikan data pribadi kita bisa ‘bersandar’ pada data diatas. Tapi bagaimana jika ada pihak lain yang secara langsung menyerang data pribadi kita. Atau gampangnya bagaimana jika ada orang yang mencoba mencuri data pribadi kita?

Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan agar data pribadi kita tidak dipakai untuk hal – hal negatif , antara lain dengan mencoba untuk lebih berhati – hati menyimpan dokumen yang didalamnya ada data pribadi. Dokumen disini bisa dalam bentuk kertas, seperti fotocopy KTP, Surat Lamaran Pekerjaan , dan lainnya. Atau dalam bentuk softcopy seperti flashdisk yang didalamnya ada data pribadi kita. Jangan sampai jatuh ke tangan orang yang tidak kita kenal.

Kedua, berhati-hatilah jika menggunakan komputer yang digunakan banyak orang. Misalnya di warnet, di kantor, atau ditempat layanan publik lain. Jangan gunakan komputer tersebut untuk mengakses data atau informasi penting. Bisa saja, tanpa sengaja , kita meninggalkan jejak digital disana.

Ketiga, jangan sembarang mengakses link url yang tidak jelas. Kadang kita dengan gegabah meng-klik begitu saja link yang ada dalam email atau kiriman dari orang yang tidak kita kenal betul. Siapa tahu itu mengandung virus, malware atau aplikasi lain yang digunakan untuk mencuri data-data yang ada dalam komputer kita, termasuk dapa pribadi.

Penggunaan kartu kredit dan debit dalam transaksi online juga harus kita waspadai. Kartu kredit biasanya mengandung data yang cukup penting. Bisa saja seseorang mencuri data tersebut saat bertransaksi online, kemudian menggunakan data tersebut untuk melakukan transaksi ilegal. Bisa sangat merugikan. Jika tidak terpaksa sekali, hindari penggunaan kartu kredit atau kartu debit dalam bertransaksi online.

Menggunakan password yang sering diganti atau password yang tidak sama pada akun media sosial merupakanlangkah yang bijak dalam hal pengamanan data pribadi. Password yang terlalu mudah ditebak, sangat tidak disarankan. Password harus unik dan tidak gampang ditebak. Tapi harus mudah diingat juga lho. Hehehehe. Takutnya kita buat password yang susah ditebak, sampai –sampai kita sendiri juga susah menebak / mengingat dan lupa. Bisa repot.

Friday, May 15, 2015

Keuntungan Menggunakan Open Source dalam Perusahaan dan Instansi Pemerintah.


Penggunaan Open Source di Indonesia memang belum bisa dikatakan bagus, namun beberapa waktu ini sudah menunjukkan kemajuan yang cukup menggembirakan. Beberapa institusi pendidikan sudah memasukkan beberapa softaware open source dalam bahan ajar mereka. Beberapa lagi sudah menggunakan open source untuk membantu proses komputerisasi di organisasi mereka. Bahkan beberapa instansi pemerintahan sudah mulai menggunakan open source. Namun kebanyakan masih dalam tahap pikir-pikir. Hehehehe.

Padahal banyak keuntungan yang bakal dinikmati jika institusi pendidikan atau perusahaan atau instansi pemerintah jika  menggunakan open source dalam ber-komputer. Berikut beberapa keuntungan penggunaan open source yang sempat disarikan dari beberapa perbintangan penulis dengan para pengguna open source di perusahaan swasta dan instansi pemerintahan.

Fleksibilitas dan kelincahan

Pemimpin harus memberikan fleksibilitas dan kelincahan untuk perusahaan mereka secara fundamental. Jika tidak dapat bersaing pada kelincahan, perusahaan / instansi pemerintah akan tertinggal oleh persaingan. Open source menawarkankan kelincahan teknologi, biasanya menawarkan beberapa cara untuk memecahkan masalah. Open source membantu menjaga perusahaan / instansi pemerintah dari kemungkinan jalan buntu / deadlock karena keterbatasan vendor. Daripada menunggu vendor untuk memberikan kemampuan itu, perusahaan / instansi pemerintah dapat membuat sendiri.Misal kita butuh suatu perangkat lunak khusus, kita harus membeli dari vendor. Dengan penggunakan open source sangat dimungkinkan membuat sendiri.

Kecepatan

Open source memungkinkan kecepatan. Sebuah keuntungan besar dari open source adalah kemampuan untuk memahami kebutuhan masyarakat, memulai, memahami apakah mereka dapat memecahkan masalah bisnis itu, dan mulai memberikan nilai segera. Hal ini memungkinkan kita untuk mendapatkan yang terbaik dari open source untuk memulai dengan cepat dan murah. Sering kali kebutuhan satu perusahaan sudah ada perangkat lunak open source-nya. Kita tidak perlu menunggu pesan software dulu, bayar dan pakai. Kita bisa cari di internet dan langsung pakai.

Efektifitas Biaya

Open source umumnya jauh lebih hemat biaya daripada software proprietary. Disamping itu, keunggulan open source agak kemampaun untuk memulai komputerisasi dalam skala yang kecil, namun bisa dibesarkan sejalan dengan skala perusahaan / instansi tersebut. Hal ini mengingat bahwa perusahaan atau instansi pemerintahan sering terkendalan dengan besarnya anggaran. Hal ini menjadi salah satu keunggulan open source.
Dengan open source, Anda dapat memulai dari yang kecil dan cepat, dan kemudian bermigrasi ke solusi besar yang didukung sebagai kebutuhan bisnis kita saat perusahaan / instansi pemerintah mempunyai visi dan misi yang lebih besar. Kita memiliki pilihan untuk mencoba berbagai alternatif, memilih salah satu yang paling cocok dan berfungsi baik, dan kemudian meningkatkan dengan sesuatu yang lebih besar.

Keamanan yang Cukup Menjanjikan

Produk open source memiliki catatan keamanan informasi yang solid di dunia maya. Memang, tidak ada yang menjamin tidak ada serangan atau virus dalam dunia open source, tapi selama ini membuktikan bahwa jarang sekali produk open source yang dibiarkan kolaps karena serangan dan virus. Jelas, sulit untuk mengklaim keunggulan keamanan untuk solusi apapun, tapi respon dari komunitas open source dan vendor relatif terhadap masalah keamanan informasi sudah sangat baik. Kemampuan produk open source dalam menghadapi serangan dan virus cukup baik. Jarang sekali kita mendengar mereka yang memakai open source terkendala open source.

Tuesday, May 12, 2015

Gunakan Internet Secara Cerdas, Kreatif dan Produktif Melalui Duta Internet CAKAP 2015


Kalau kita membicarakan tentang dampak negatif dari perkembangan internet, maka bisa kita simpulkan bahwa dampak negatif internet sudah cukup nyata ada di kehidupan kita sehari – hari. Dampak negatifnya apa? Tak kurang dari cyber bullying, porn, cyber stalking, cyber gambling, phising, dan sebagainya. Hal inilah yang perlu diwaspadai oleh orang tua, guru, masyarakat, dan pemerintah.
Dan yang paling merasakan menjadi korban adalah generasi muda yang sering kita sebut heavy user. Heavy User adalah generasi yang paling banyak menggunakan internet dan paling sering menghabiskan waktu dengan internet.
Sudah banyak dampak negatif yang dirasakan generasi muda terkait dengan maraknya penggunaan Media Sosial (Facebook, Twitter, Path, Youtube, Line, WhatsApp, Instagram, BBM, dan lain- lain.)
Padahal disisi lain banyak nilai positif yang bisa diperoleh dengan memanfaatkan internet. Banyak kemudahan dan fasilitas yang ditawarkan oleh teknologi dunia maya ini. Nilai positif ini akan bisa dimanfaatkan dengan catatan ada panduan bagaiamana kita bsa menggunakan internet secara bijaksana. Salah satu cara atau panduan adalah dengan Internet CAKAP (Cerdas, Kreatif dan Produktif).
Disini banyak diberikan pemahaman bagi generasi muda bagaimana memanfaatkan internet secara sehat dan bijaksana sehingga tercipta iklim internet yang lebih positif.
Apakah Internet CAKAP ini hanya slogan dan konsep semata? Tidak. Pemerintah melalui Direktorat Pemberdayaan Informatika, Ditjen Aplikasi dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama denganstakeholder dibidang pemberdayaan TIK mengadakan pemilihan Duta Internet CAKAP (Cerdas, Kreatif dan Produktif) 2015 untuk mencari sosok generasi muda yang dapat memberikan pemahaman dan mempercepat getok tular penggunaan internet secara cerdas, kreatif, dan produktif di kalangan generasi muda.
Pendaftaran Calon Duta Internet CAKAP 2015 dapat dilakukan mulai tanggal 16 Maret hingga 14 Juni 2015. Seleksi dilakukan pada 15 Juni hingga 12 Juli 2015 untuk memilih Finalis Duta Internet CAKAP yang berhak mengikuti Bootcamp yang diselenggarakan selama 3 hari pada awal Agustus 2015.

Pada Bootcamp, para Finalis Duta Internet CAKAP akan mengikuti seminar dan workshop mengenai : Internet Cerdas, Kreatif dan Produktif; Pemanfaatan Internet dan Cyber Ethics ; Cyber Crime & Cyber Law ; Jurnalistik Streaming Radio/Televisi ; Teknik Berkomunikasi ; dan Teknik Presentasi.

Pada masa mendatang para Finalis Duta Internet CAKAP 2015 dan  Duta Internet CAKAP Tingkat Nasional 2015, selain mejalankan tugasnya secara mandiri, juga akan dilibatkan dalam kegiatan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang diselenggarakan di daerah asal Duta Internet CAKAP dalam upaya memberdayakan dan meningkatkan kapasitas Masyarakat dibidang TIK.

Syarat Pendaftaran Calon Duta Internet CAKAP 2015 :
1. Warga Negara Indonesia
2. Laki-laki atau perempuan
3. Berstatus pelajar aktif Indonesia tingkat SMA/MA/SMK atau sederajat kelas X (sepuluh) sampai XI (sebelas)
4. Memiliki pengetahuan dan keterampilan Teknologi Informasi dan Komunikasi
5. Belum pernah menjadi finalis Duta Internet Sehat dan Aman.

Update Panduan Pendaftaran :
1. Mendownload Formulir Pendaftaran di http://goo.gl/KHJCk8
2. Mengisi dan mengirimkan formulir pendaftaran ke incakap@mail.kominfo.go.id dengan melampirkan:
    a.Kartu Identitas Diri (KTP/KartuPelajar);
   b.Surat pernyataan kesediaan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Duta Internet CAKAP 2015 yang diketahui oleh orangtua;
    c.Surat dukungan dari sekolah; dan
    d.Daftar riwayat hidup (disertai prestasi yang pernah diraih)
    e.Karya berupa :

    - tulisan (dalam format txt - notepad atau .doc/.docx - word maksimal 5 MB) pada Form 
Karya 
dan/atau 
         - Video (menuliskan link video youtube atau dari website video sharing lainnya pada Form Karya) dengan tema : "Membangun Generasi Muda Cerdas, Kreatif, dan Produktif untuk mendukung kemandirian dan kepribadian bangsa"



3. Login ke www.dutainternetcakap2015.ucontest.info dengan menggunakan akun facebook/twitter dan upload dokumen tambahan yaitu Foto pribadi (foto berwarna seluruh badan ukuran postcard, format jpg/png, maksimal 10 MB )

Monday, May 11, 2015

Pendidikan Bermedia Masih Dibutuhkan Masyarakat


Delapan ratus ribu pencarian atau search terjadi setiap menitnya di Google. Di mesin pencari lain juga terjadi searching sebanyak itu. Belum lagi ada 695000 status baru di Facebook dan 98000 status twitter per menit. Arikel blog yang muncul di blog juga fantastis, ada 2000 artikel per-menit. Belum youtube yang meng-klaim 600 video diunggah. Itulah gambaran umum arus informasi yang terjadi di jagat maya atau internet.

Aliran yang sangat deras ini melebihi daya tampung ruang pikir kita. Begitu riuhnya informasi yang bisa kita baca, kita dengar dan kita lihat lewat media internet. Teknologi komunikasi  telah memungkinkan kita menjangkau informasi dan informasi menjangkau kita dengan mudah.

Tanpa kita sadari, setiap detik, kita menerima ribuan bahkan jutaan informasi yang bisa saja sebagian besar tidak berguna bagi kita. Istilahnya sampah informasi. Tak jarang kita sebenarnya semakin tidak mengerti dan semakin binggung dengan adanya informasi yang melimpah terus. Ini sudah terasa sekali sebagai dampak negatif banjir informasi.

Sebenarnya fenomena banjir informasi ini sudah diramalkan jauh hari. Dalam buku Future Shock (1970), Alvin Toffler memperkirakan fenomena banjir informasi di masa depan sebagai information overloaded, informasi yang amat berlimpah. Riset International Data Center (IDC) tahun 2011 menegaskan ramalan Toffler. IDC menyebut volume informasi di jagad digital selama 2011 mencapai 1,8 triliun gigabyte, dan 70 persen informasi ini dihasilkan aktivitas komunikasi manusia. Lembaga ini memprediksi volume ini akan melonjak dua kali lipat per 18 bulan, seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di mana setiap orang bisa mengakses dan berbagi informasi kapan saja.

Agar dampak negatif tersebut tidak terus berlanjut, ada tindakan yang harus diambil. Salah satu yang cukup penting adalah dilakukannya pendidikan bermedia di masyarakat. Masyarakat diberi bekal pengetahuan agar mampu menyaring informasi apa yang diperlukannya dan informasi apa yang harus dibendung. Misalnya dengan memberikan pendidikan penggunaan fasilitas wi-fi pada masyarakat agar tidak disalah gunakan. Harus ada kesadaran dan pemahaman yang cukup agar sampah informasi seperti ini tidak memenuhi ruang pikir kita.

Harus ditekankan pada masyarakat untuk mampu memilih tontonan yang baik dan menghindari tontonan yang buruk. Bentuk kegiatannya adalah pengaturan jadwal menonton. Namun model ini hanya cocok untuk masyarakat yang punya kemampuan dan pendidikan terbatas.

Masyarakat harus dibekali kemampuan memilih dan memilih konten media. Bentuk kegiatannya adalah mempelajari kerja media. Dengan demikian khalayak mampu membuat keputusan sendiri dalam memilih media.

Kemampuan menganalisis dan mengkrisitisi media perlu dikembangkan dalam masyarakat. Selain itu harus dibuat agar masyarakat  mampu menginterpretasi konten media berdasarkan latar belakang masing-masing. Baik secara sosial maupun kultural.

Hal lain yang mungkin bisa dilakukan adalah dengan memunculkan aturan aturan atau regulasi dari pemerintah untuk menangkal dampak negatif tersebut. Disamping itu juga bisa dilakukan langkah langkah untuk menyiapkan sarana internet yang sudah bebas dari muatan negatif.