Showing posts with label Sosmed. Show all posts
Showing posts with label Sosmed. Show all posts

Friday, June 16, 2017

Dukung Kelancaran Mudik, Pemerintah Luncurkan Aplikasi "Ayo Mudik"



Jakarta, Kominfo – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bersama dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meluncurkan aplikasi informasi jalur mudik terintegrasi “Ayo Mudik” di Gedung Kemenhub, Jakarta, Kamis (15/06/2017).
Aplikasi hasil kolaborasi berbagai kementerian/lembaga bersama swasta ini menyediakan berbagai informasi terintegrasi mengenai jalur mudik, fasilitas seperti pos kesehatan dan rest area di sepanjang jalur mudik, serta informasi titik kemacetan yang berpotensi memperpanjang durasi perjalanan saat mudik.
"Aplikasi ini bukan dibangun oleh Kominfo, tapi semuanya (lembaga, red). Ada BMKG untuk cuaca, ada Kepolisian untuk bagian Pos Polisi, ada Pertamina untuk lokasi SPBU dan Masjid, Perbankan untuk lokasi ATM," jelas Menkominfo dalam sambutannya.
Pengembangan aplikasi ini sendiri dilakukan oleh perusahaan startup anak bangsa, KUDO, dalam waktu kurang dari satu bulan. “Bukan hanya mudiknya yang guyub, bareng, tapi cara mengembangkannya juga gotong royong,” kata Menkominfo.
Meski belum sepenuhnya berjalan, lanjut Menkominfo, aplikasi tersebut telah diuji coba dengan hasil akurasi yang cukup bagus. "Ini belum 100% aplikasinya tapi weekend lalu teman-teman yang uji coba aplikasi ini jalan, lewat jalur utara, tol, ngecek. Walaupun posnya belum ada, tapi akurasinya cukup bagus,” kata Rudiantara.
Aplikasi mudik terpadu pertama di Indonesia ini diharapkan dapat turut serta mendukung kenyamanan dan kelancaran masyarakat saat mudik lebaran. Dalam aplikasi tersebut, masyarakat akan mendapatkan kemudahan dalam akses informasi seperti posko mudik, pos polisi, posko kesehatan, SPBU, masjid, bengkel, ATM, serta info bencana dan info lalu lintas terkini. (VY)

Sumber :
Website Resmi Kemenkominfo
https://www.kominfo.go.id/content/detail/9949/dukung-kelancaran-mudik-pemerintah-luncurkan-aplikasi-ayo-mudik/0/berita_satker
diakses : Jum'at 16 Juni 2017 , 10:51 wib.

Thursday, November 17, 2016

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Mantap Menggunakan Twitter Kemala


Pemerintah Provinsi Jawa Tengah hari ini mengumumkan kemitraan dengan Twitter Indonesia untuk meningkatkan pelayanan publik dan interaksi dengan warga melalui Twitter Kemala. Twitter Kemala, yang merupakan singkatan dari Kelola Melantas Layanan, merupakan solusi layanan publik yang dibuat oleh Twitter untuk mempermudah komunikasi dan interaksi live antara pemerintah dengan masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi institusi pemerintahan pertama di Indonesia yang akan menggunakan Twitter Kemala untuk menjalankan praktik e-governance yang lebih efisien dan transparan. 

Institusi pemerintah pertama Indonesia yang menggunakan solusi pelayanan publik untuk menyediakan respon cepat bagi masyarakat 

Dengan solusi pelayanan publik berbasis Twitter ini, warga hanya perlu mengirimkan Tweet mereka menggunakan tagar #KemalaJateng, dan akan direspon oleh institusi terkait di pemerintah Jawa Tengah. Berikut ini adalah cara kerja Twitter Kemala:
Tweet pertanyaan, usulan, keluhan dengan menggunakan tagar #KemalaJateng. Tidak perlu menyebutkan akun Twitter instansi terkait.

Tweet tersebut akan didelegasikan oleh tim Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada institusi yang bersangkutan.
Institusi terkait akan merespon Tweet warga tersebut melalui Twitter sebagai bentuk komitmen dalam hal transparansi dan praktik e-governance yang lebih cepat. 

Sebagai pengguna aktif Twitter, Ganjar Pranowo (@ganjarpranowo), Gubernur Jawa Tengah, menyambut baik inisiatif ini. "Twitter telah lama menjadi jembatan komunikasi antara warga Jawa Tengah dengan pemerintah. Mereka Tweet pertanyaan, laporan, maupun keluhan kepada saya maupun masing-masing institusi terkait. Dengan demikian, kami percaya bahwa Twitter merupakan platform yang sesuai untuk membantu kami memberikan pelayanan publik yang lebih baik lagi. Twitter Kemala akan membantu kami merespon dan bertindak dengan cepat terhadap kebutuhan warga Jawa Tengah, di manapun mereka berada.” 

Warga Jawa Tengah menggunakan Twitter sebagai salah satu platform tercepat untuk berkomunikasi dengan pemerintah – dengan menyebutkan akun-akun Twitter instansi terkait, atau bahkan mengajukan keluhan dan pertanyaan mereka secara langsung ke akun Twitter Gubernur @ganjarpranowo. Hal ini sejalan dengan salah satu misi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mendirikan pemerintahan yang bersih, jujur, dan transparan. Selama satu bulan terakhir, terdapat setidaknya 500.000 Tweet yang dikirimkan oleh masyarakat di Jawa Tengah terkait dengan pelayanan publik. “jalan” menjadi salah satu kata yang paling banyak disebutkan.


Twitter Kemala dikembangkan sebagai solusi pelayanan publik yang dapat digunakan oleh mitra-mitra Twitter di Indonesia, terutama lembaga-lembaga pemerintah. Twitter Kemala memungkinkan berbagai institusi untuk menyediakan informasi dan respon yang cepat, efisien, serta real-time terhadap berbagai pertanyaan, permintaan, maupun keluhan masyarakat.

Berbicara pada konferensi pers di Semarang, Roy Simangunsong (@roysimangunsong), Country Business Head Twitter Indonesia, mengatakan, "Sebagai platform yang selalu mendukung budaya lokal, Twitter berkomitmen memfasilitasi institusi yang telah menggunakan platform ini secara aktif. Dengan sifat Twitter yang real-time, platform ini telah menjadi pilihan berbagai institusi di Indonesia untuk menyampaikan informasi sekaligus berkomunikasi dengan masyarakat secara cepat dan responsif. Kami bangga dapat bermitra dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk membantu mereka menyediakan layanan publik yang lebih baik lagi melalui Twitter Kemala."